PEMBELAJARAN DENGAN METHODE TUTOR TEMAN SEBAYA

Dalam pembelajaran matematika sebenarnya telah banyak upaya yang dilakukan oleh guru kelas untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Namun usaha itu belum menunjukan hasil yang optimal. Rentang nilai siswa yang pandai dengan siswa yang kurang pandai terlalu mencolok. Untuk itu perlu diupayakan pula agar rentang nilai antar siswa tersebut tidak terlalu jauh yaitu dengan memanfaatkan siswa yang pandai untuk menularkan kemampuannya pada siswa lain yang kemampuannya lebih rendah. Tentu saja guru yang menjadi perancang model pembelajaran harus mengubah bentuk pembelajaran yang lain.

Pembelajaran tersebut adalah pembelajaran tutor sebaya. Kuswaya Wihardit dalam Aria Djalil (1997:3.38) menuliskan bahwa “pengertian tutor sebaya adalah seorang siswa pandai yang membantu belajar siswa lainnya dalam tingkat kelas yang sama” Sisi lain yang menjadikan matematika dianggap siswa pelajaran yang sulit adalah bahasa yang digunakan oleh guru. Dalam hal tertentu siswa lebih paham dengan bahasa teman sebayanya daripada bahasa guru. Itulahsebabnya pembelajaran tutor sebaya diterapkan dalam proses pembelajaran matematika.

Hisyam Zaini dalam Amin Suyitno (2004:24) menyatakan bahwa “Metode belajar yang paling baik adalah dengan mengajarkan kepada orang lain. Oleh karena itu, pemilihan model pembelajaran tutor sebaya sebagai strategi pembelajaran akan sangat membantu siswa di dalam mengajarkan materi kepada teman-temannya.”

Menurut Miller (1989) dalam Aria Djalil ( 1997:3.34) berpendapat bahwa “Setiap saat murid memerlukan bantuan dari murid lainnya, dan murid dapat belajar dari murid lainnya.” Jan Collingwood (1991:19) dalam Aria Djalil (1997:3.34) juga berpendapat bahwa “Anak memperoleh pengetahuan dan keterampilankarena dia bergaul dengan teman lainnya.” Pada pembelajaran menentukan KPK dan FPB misalkan siswa kelas VI akan dibawa pada model pembelajaran tutor sebaya dalam kelompok-kelompok belajar.

Menurut Hisyam Zaini (2001:1) (dalam Amin Suyitno, 2004:34) maka langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.

1. Pilih materi yang memungkinkan materi tersebut dapat dipelajari siswa secara mandiri. Materi pengajaran dibagi dalam sub-sub materi (segmen materi). Misalnya siswa diberi soal latihan tentukan KPK dan FPB dari pasangan bilangan 24 dan 18, maka segmen materi yang diberikan adalah sebagai berikut. Kelipatan dari 24 adalah : 24, 48,…,…,(diisi oleh siswa) , Kelipatan dari 18 adalah : 18, 36,…,…,(diisi oleh siswa). Faktor dari 24 adalah : …,…,…,(diisi oleh siswa). Faktor dari 18 adalah : …,…,…,(diisi oleh siswa)
2. Bagilah para siswa menjadi kelompok-kelompok kecil yang heterogen, sebanyak sub-sub materi yang akan disampaikan guru. Siswa-siswa pandai disebar dalam setiap kelompok dan bertindak sebagai tutor sebaya
3. Masing-masing kelompok diberi tugas mempelajari satu sub materi. Setiap kelompok dibantu oleh siswa yang pandai sebagai tutor sebaya.
4. Beri mereka waktu yang cukup untuk persiapan, baik di dalam kelas maupun di luar kelas
5. Setiap kelompok melalui wakilnya menyampaikan sub materi sesuai dengan tugas yang telah diberikan. Guru bertindak sebagai nara sumber utama.
6. Setelah semua kelompok menyampaikan tugasnya secara barurutan sesuai dengan urutan sub materi, beri kesimpulan dan klarifikasi seandainya ada pemahaman siswa yang perlu diluruskan.

Dari uraian tersebut di atas selanjutnya dapat dikembangkan dalam bentuk soal yang lain untuk dijadikan bahan pembelajaran dalam kelompokkelompok kecil. Dengan demikian oleh model pembelajaran ini dalam diri siswa akan tertanam kebiasaan saling membantu antar teman sebaya.

Agar model pembelajaran tutor sebaya mencapai tingkat keberhasilan yang diharapkan, Miler (dalam Aria Djalil 1997:2.48) menuliskan saran penggunaan tutor sebaya sebagai berikut.

a. Mulailah dengan tujuan yang jelas dan mudah dicapai.

b. Jelaskan tujuan itu kepada seluruh siswa (kelas). Misalnya : agar pelajaran matematika dapat mudah dipahami.

c. Siapkan bahan dan sumber belajar yang memadai.

d. Gunakan cara yang praktis.

e. Hindari kegiatan pengulangan yang telah dilakukan guru.

f. Pusatkan kegiatan tutorial pada keterampilan yang akan dilakukan tutor.

g. Berikan latihan singkat mengenai yang akan dilakukan tutor.

h. Lakukanlah pemantauan terhadap proses belajar yang terjadi melalui tutor sebaya.

i. Jagalah agar siswa yang menjadi tutor tidak sombong.

dari berbagai sumber diantaranya:

11 komentar:

CREATIVE SOLUTIONS CORNER mengatakan...

The creative solutions corner will be the one could give you alternative of solutions to be the profesional teacher. So keep on tuning !

istiqomah mengatakan...

setiap metode itu ada kekurangan dan kelebihan. untuk metode teman sebaya ini kekurangan dan kelebihannya?

Teacher Creative Corner mengatakan...

Trims dulu atas komennya di sini

Sebetulnya secara inplisit sudah disampaikan tapi ada baiknya saya rinci. Kelebihan dari metode tutor teman sebaya adalah
1. Meringankan beban guru dalam membelajarkan
siswa, terutama bagi guru yang menghadapi
kelas gemuk.
2. Memberikan dampak pengayaan pada siswa yang
menjadi tutornya
3. Komunikasi antar siswa akan lenih efektif
terutama dalam mengatasi beberapa kelemahan
guru terutama dalam hubungan komunikasi
dengan siswa
4. Kalau boleh diandaikan metode ini ibarat bom berantai, karna guru sebagai pemicunya hanya perlu memicu beberapa siswa , untuk selanjutnya siswa tersebut yang akan memicu siswa lain sehingga akan terjadi percepatan belajar baik secara klasikal maupun perorangan.


Kekuranganya :
1. Siswa yang menjadi tutor berpotensi tidak memiliki keahlian membelajarkan
2. Kelas berpotensi riuh dan tidak terkendali
3. Guru berpotensi mengabaikan siswa karna terlalu mengandalkan tutor
4. Akan berpotensi pada perlakuan yang diskriminatif dimana pada keadaan tertentu justru sangat merugikan bagi efektifitas pembelajaran

Cara mengatasi kekurangan
1. Guru senantiasa berkeliling sambil membimbing tutor dan siswa
2. Perhatian guru yang menyeluruh mengawasi siswa agar tidak keluar dari konteks pembicaraan
3. Pusat perhatian guru adalah menjaga kondusifitas kelas sehingga siswa dapat nyaman belajar dari rekannya


Demikian kurang lebihnya

ali zainal mengatakan...

saya mau tanya, apa metode tutor sebaya sama dg peer teaching?

Teacher Creative Corner mengatakan...

Trimakasih Pak Ali Zainal atas kunjungan dan komentarnya, Pada intinya Metode Tutor Teman Sebaya merupakan metode pembelajaran dengan memanfaatkan kelebihan teman dalam satu kelas untuk ditularkan kepada teman lainnya. Sudah barang tentu pembelajaran diawali dengan pembelajaran yang menerapkan metode lainnya, bisa ceramah, penugasan, peer teaching barangkali, dll.Dalam interaksi pembelajaran hal yang tidak dapat dihindari sekaligus menjadi manfaat adalah pengayaan bagi siswa yang berperan menjadi tutor dan remedial kepada siswa yang di berikan tutor, sementara guru adalah fasilitator dalam menengahi kemungkinan kebuntuan akibat sifat siswa yang ego, pesimis tidak percaya diri dan mungkin terlalu percaya diri. Kadang siswa tidak terkendali tetapi disinilah peran kita.

Sebetulnya istilah peer teaching secara prinsip telah ada pada metode-metode pembelajaran lainnya, kemudian diramu sehingga suasana kelas menjadi interaktif dan siswa secara maksimal dalam melakukan adaptasi intelegensinya. Melalui proses asimilasi, akomodasi dan terakhir terjadilah keseimbangan (equilebrium).

Kalau Peer teaching sendiri dapat di baca sumbernya di http://www.scribd.com/doc/34126119/Rambu2-Peer-Teaching sebagai bahan acuan. Terimakasih semoga bermanfaat.

zaman mengatakan...

terima kasih mas,, sangat bermanfaat bwt tugas,,

Supandi Website mengatakan...

bisa di pakai pada persamaan linier ngga yah?

Anonim mengatakan...

Maaf mau tanya,bukunnya Aria Djalil judul bukunya apa ya? terimakasih

Anonim mengatakan...

Abdul ghofar
saya setuju dengan metode pembelajaran yg seperti ini apa lagi pada mapel matematika karena sesuai dengan
"yang saya ajarkan kepada orang lain saya kuasai"

Anonim mengatakan...

izin copy bwat tugas,maas trimakasih.

Ferdhy mengatakan...

terima kasih sebelumnya pak
sebagai pengayaan saya bisa mencari buku reverensinya dimana ya pak ?
dan apa saja judul buku nya pak......?

mohon bantuannya pak.......

Poskan Komentar

 
Powered By Blogger | CREATIVE DESAINS BY PUTRA © 2009 | Resolution: 1024x768px | Best View: Firefox | Top